Perkemi NTT Bidik 4–6 Emas di World Taikai 2027, Atlet Siap Harumkan Nama Indonesia

Terkini 01 Nov 2026 16:16 • 4 min read • 5 views • By HT

Share berita ini

Perkemi NTT Bidik 4–6 Emas di World Taikai 2027, Atlet Siap Harumkan Nama Indonesia
Dari Bumi Flobamora Menuju Dunia, Perkemi NTT Bidik 6 Emas di Jepang

KUPANG, Bidik NTT – Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Pengprov Perkemi) Nusa Tenggara Timur (NTT) menatap peluang besar di panggung internasional. Menghadapi kejuaraan dunia World Taikai 2027 di Nagoya, Jepang, Perkemi NTT menargetkan atlet-atletnya mampu menyumbangkan 4 hingga 6 medali emas bagi Indonesia.

Target tersebut disampaikan Ketua Pengprov Perkemi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, yang optimistis potensi atlet Kempo NTT dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat dunia. Optimisme ini didukung oleh besarnya basis anggota serta rekam jejak prestasi yang telah ditorehkan atlet-atlet NTT dalam berbagai kejuaraan.

Julie mengungkapkan, jumlah anggota atau Kenshi Shorinji Kempo di NTT saat ini mencapai sekitar 23.900 orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 9.000 Kenshi tercatat aktif mengikuti kegiatan dan pembinaan.

Menurut Julie, besarnya jumlah anggota tersebut merupakan modal penting untuk memperkuat pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama NTT dan Indonesia di kancah internasional.

“NTT memiliki potensi yang sangat besar. Kita punya banyak Kenshi, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Ini menjadi kekuatan yang harus terus kita bina,” demikian penekanan Julie dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, keterlibatannya dalam kepengurusan Perkemi NTT didorong oleh keyakinan bahwa Shorinji Kempo bukan sekadar olahraga bela diri. Lebih dari itu, Kempo menjadi sarana pembentukan karakter, penanaman kedisiplinan, serta penguatan mental generasi muda.

Pembinaan Shorinji Kempo di NTT pun menjangkau berbagai kalangan, mulai dari anak-anak usia taman kanak-kanak, pelajar sekolah dasar dan menengah, mahasiswa, hingga kelompok pekerja.

Julie menilai, nilai-nilai positif tersebut menjadi keunggulan Shorinji Kempo yang perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan agar semakin banyak generasi muda NTT terlibat dalam kegiatan olahraga yang membangun karakter.

Raih 10 Emas, Perkemi NTT Tunjukkan Kekuatan

Optimisme Perkemi NTT bukan tanpa alasan. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Badung, Bali, kontingen NTT yang diperkuat 31 atlet berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih 10 medali emas dan 9 medali perak, sekaligus keluar sebagai juara umum.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa NTT memiliki potensi besar dalam pembinaan dan pengembangan atlet Shorinji Kempo. Prestasi itu sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan, memperkuat mental bertanding, serta mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Selain membidik prestasi di World Taikai 2027, Perkemi NTT juga menaruh perhatian pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan diselenggarakan di NTT dan NTB.

Momentum menjadi tuan rumah diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus menunjukkan kemampuan NTT sebagai salah satu daerah dengan kekuatan Shorinji Kempo yang diperhitungkan secara nasional.

Indonesia Berprestasi di Kejuaraan Dunia

Sementara itu, Ketua Umum PB Perkemi, Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Agus Setiadji, S.A.P., M.A., menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar dalam perkembangan Shorinji Kempo di tingkat dunia.

Pada World Taikai 2023 di Tokyo, Jepang, Indonesia berhasil menempati peringkat kedua dari 43 negara peserta dengan raihan 4 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Menariknya, sebagian besar medali yang diraih Indonesia dalam kejuaraan tersebut merupakan kontribusi atlet-atlet asal NTT. Hal ini semakin menegaskan peran strategis NTT dalam menopang prestasi Shorinji Kempo nasional.

Agus juga menyoroti peluang pengembangan Shorinji Kempo agar semakin dikenal di panggung olahraga internasional. Melalui penguatan hubungan dengan organisasi olahraga dunia, Shorinji Kempo diharapkan memiliki peluang untuk dipertandingkan dalam ajang SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Ia berharap, ke depan, atlet Shorinji Kempo asal NTT dapat meraih prestasi tertinggi di tingkat internasional dan membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di dunia olahraga.

Perkuat Pembinaan dan Regenerasi Atlet

Dengan jumlah anggota yang mencapai sekitar 23.900 Kenshi, NTT memiliki posisi strategis dalam pengembangan Shorinji Kempo nasional. Namun, besarnya jumlah anggota perlu diimbangi dengan pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta regenerasi atlet yang terarah.

Dukungan para pelatih dan sensei, termasuk tokoh-tokoh yang terlibat dalam Majelis Guru PB Perkemi, menjadi bagian penting dalam membangun kualitas atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain pembinaan prestasi, Perkemi juga terus mendorong penerapan aturan anti-doping untuk memastikan atlet Indonesia dapat mengikuti kompetisi internasional sesuai ketentuan dan terhindar dari risiko diskualifikasi.

Julie turut mengharapkan dukungan berbagai pihak, termasuk media massa, untuk memperluas publikasi mengenai Shorinji Kempo di NTT. Menurutnya, pemberitaan media memiliki peran penting dalam memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat, menarik minat generasi muda, serta memperkuat regenerasi atlet.

Ia berharap Perkemi NTT tidak hanya dikenal karena besarnya jumlah anggota, tetapi juga karena prestasi dan kontribusinya bagi kemajuan olahraga Indonesia.

Dengan target 4 hingga 6 medali emas di World Taikai 2027 serta persiapan menuju PON XXII 2028, Perkemi NTT kini menatap tantangan besar dengan optimisme. Potensi atlet, dukungan pembinaan, dan pengalaman meraih prestasi menjadi modal penting bagi NTT untuk terus memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung atlet Shorinji Kempo Indonesia.


Komentar (0)

Belum ada komentar.

BidikNTT

Recent Articles

Popular Articles