Jaga Terang di Bumi Flobamora, PLN UP2B NTT Buktikan Keandalan Pasokan Listrik Lewat Standar Internasional
Ket. Foto: Suasana Audit Surveillance implementasi Sistem Manajemen Terintegrasi yang dilaksanakan di PLN UP2B NTT oleh tim auditor MS Certification Services pada tanggal 30 September sampai 01 Oktober 2026.
Kupang, Bidik NTT – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Nusa Tenggara Timur (PLN UP2B NTT) memaknai nilai-nilai perjuangan dan persatuan dengan meneguhkan komitmen menghadirkan terang bagi masyarakat.
Semangat tersebut diwujudkan secara nyata melalui konsistensi dalam menjaga keandalan pasokan listrik yang aman, efisien, dan ramah lingkungan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keandalan suplai listrik ini dibuktikan dengan keberhasilan PLN UP2B NTT dalam melewati proses Surveillance Audit Sistem Manajemen Terintegrasi Tahun 2026.
Evaluasi independen yang berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 2026 ini memastikan seluruh tata kelola operasional kelistrikan—mulai dari pengaturan beban hingga mitigasi risiko—telah berjalan sesuai dengan standar internasional, yaitu ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan), dan ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen K3).
Manajer PLN UP2B NTT, Resa, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan modal utama dalam menjaga kepuasan dan mutu layanan kelistrikan yang diterima masyarakat. "Audit ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban sertifikasi formal. Bagi kami, ini adalah instrumen penting untuk memastikan setiap proses pengoperasian sistem kelistrikan di NTT berjalan andal. Kami terus memastikan pengamanan pasokan listrik selalu memprioritaskan keselamatan kerja, meminimalkan dampak lingkungan, dan memberikan kualitas layanan yang maksimal tanpa kompromi," ujar Resa.
Apresiasi juga disampaikan oleh lembaga sertifikasi independen terakreditasi, MS Certification Services. Lead Auditor MS Certification Services, Kuncoro Adi S, menilai pengawasan dan operasional pengatur beban listrik PLN UP2B NTT telah dikelola dengan sangat baik dan terkendali. “Kami melihat komitmen kuat dari organisasi dalam merawat sistem manajemen secara konsisten.
Berdasarkan hasil audit, organisasi direkomendasikan untuk melanjutkan sertifikasi. Harapannya, sistem operasional ini terus memperkuat budaya mutu dan keselamatan kerja secara berkelanjutan,” ungkap Kuncoro Adi.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan penggerak utama aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT. “Sistem kelistrikan yang andal dan aman adalah komitmen utama kami. Keberhasilan UP2B NTT dalam mempertahankan sertifikasi internasional ini membuktikan keseriusan kami dalam menjaga pasokan listrik.
Dengan fondasi operasional yang terstandarisasi dengan baik, kami siap mengakselerasi sistem kelistrikan NTT yang semakin tangguh, berwawasan lingkungan, dan berfokus pada kepuasan pelanggan,” tegas F. Eko Sulistyono.
Melalui sistem pengatur beban berstandar internasional ini, PLN UP2B NTT siap menyongsong tantangan operasional ke depan. Langkah ini sekaligus mendukung kelancaran transisi energi serta integrasi pembangkit energi terbarukan pada sistem kelistrikan Flores dan Timor, demi terus menerangi seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles