Semangat Kemerdekaan di Tengah Ujian Bencana: PLN UP2B NTT Siaga Penuh Pastikan Listrik NTT Terang dan Aman Usai Gempa Flores
KUPANG, Bidik NTT - Di tengah situasi pemulihan pascagempa bumi yang melanda wilayah Flores pada 15 Agustus lalu, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Nusa Tenggara Timur (NTT) menerapkan status siaga penuh. Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan dan sistem kelistrikan tetap aman, andal, serta stabil selama rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Senin (17/08).
Kesiapsiagaan penuh ini disiagakan untuk menjaga kelancaran pasokan listrik di seluruh pelosok NTT, terutama demi mendukung khidmatnya pelaksanaan upacara bendera HUT RI, pergerakan aktivitas masyarakat, hingga peribadatan pada momentum peringatan kemerdekaan nasional.
Sebagai unit vital yang bertugas mengatur dan menjaga keseimbangan pasokan beban sistem kelistrikan, tim Dispatcher PLN UP2B NTT disiagakan secara non-stop 24 jam berturut-turut. Pemantauan intensif dilakukan secara real-time terhadap kondisi sistem, dinamika fluktuasi beban, serta langkah cepat antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi pasokan listrik.
Manager PLN UP2B NTT, Resa Rediansyah, mengatakan bahwa siaga penuh ini merupakan wujud komitmen PLN untuk hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di saat peringatan hari bersejarah bangsa.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa kelancaran berbagai kegiatan warga pada peringatan HUT RI ke-81 tidak terlepas dari keandalan sistem kelistrikan. Oleh karena itu, selama masa siaga ini kami meningkatkan koordinasi secara real-time antara tim pengatur beban dengan unit-unit pembangkitan serta unit operasional terkait lainnya,” ujar Resa.
Ia menambahkan, koordinasi presisi tersebut disiapkan agar setiap dinamika di lapangan dapat segera terdeteksi dan direspons cepat. Rencana operasi khusus juga telah disiagakan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko gangguan.
“Kami terus memastikan sinergi lintas unit berjalan optimal agar masyarakat dapat memperingati HUT RI dengan aman dan nyaman. Di sisi lain, fokus utama kami saat ini juga tertuju pada menjaga keandalan kelistrikan sistem Flores pascagempa. Meski dihadapkan pada tantangan dan keterbatasan di lapangan, seluruh personel PLN siap hadir memberikan pelayanan terbaik,” lanjutnya.
Kondisi pascaguncangan gempa di Flores menjadi perhatian utama PLN mengingat beberapa kawasan membutuhkan pengawalan dan penanganan teknis secara intensif. Pengaturan pasokan energi dilakukan secara fleksibel dan cermat dengan memperhitungkan kondisi keutuhan jaringan, ketersediaan daya pembangkit, serta kebutuhan riil masyarakat terdampak.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa momentum HUT Kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk menyalurkan pengabdian terbaik, terlebih ketika masyarakat sedang diuji oleh bencana alam.
“Bagi PLN, arti kemerdekaan adalah hadir dan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses listrik yang aman serta andal. Di tengah ujian pascagempa Flores, kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk tetap bersiaga tinggi, bergerak cepat, dan menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dan merayakan HUT RI dengan tenang,” tegas Eko.
Eko menggarisbawahi bahwa kesiapsiagaan ini bukan sebatas tugas teknis di tingkat pengatur beban, melainkan menjadi komitmen moral bersama seluruh jajaran PLN di NTT. Sinergi di seluruh rantai operasional—mulai dari unit pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan—terus diperkuat untuk merespons setiap potensi gangguan secara terintegrasi.
“Semangat kemerdekaan kami wujudkan dalam aksi nyata di lapangan. PLN berjanji akan terus mendampingi masyarakat, menyalurkan energi terang, dan mempercepat pemulihan di kawasan terdampak gempa Flores. Keselamatan warga serta ketangguhan petugas tetap menjadi prioritas paling utama,” pungkas Eko.
Melalui siaga penuh peringatan HUT RI ke-81 ini, PLN menegaskan komitmen keberlanjutannya untuk menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkesinambungan demi mendukung pemulihan sosial-ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru Nusa Tenggara Timur.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles